Panduan Pemula

Tata Bahasa (Grammatik)

Dasar-dasar tata bahasa Jerman dalam contoh singkat.

01 / Kata sandang

Artikel: der, die, das

Setiap nomina bahasa Jerman memiliki gender gramatikal.

ArtikelGenderContoh
derMaskulinder Mann (pria)
dieFeminindie Frau (wanita)
dasNetraldas Kind (anak)

Dalam bahasa Jerman, setiap kata benda (nomina) memiliki gender gramatikal: Maskulin (der), Feminin (die), dan Netral (das). Gender ini ga selalu sesuai sama jenis kelamin makhluk hidup. Contohnya, “das Mädchen” (anak perempuan) itu Netral, bukan Feminin. Jadi, lu harus hafalin artikelnya bareng sama katanya, karena ga ada aturan mutlak.

02 / Kata kerja

Konjugasi sein & haben

Pronounsein (menjadi / ada)haben (memiliki)Contoh Kalimat (sein)Contoh Kalimat (haben)
ichbinhabe
Ich bin Student.Saya mahasiswa.
Ich habe ein Buch.Saya punya sebuah buku.
dubisthast
Du bist nett.Kamu baik.
Du hast Zeit.Kamu punya waktu.
er / sie / esisthat
Er ist Lehrer.Dia (laki-laki) adalah guru.
Sie ist Ärztin.Dia (perempuan) adalah dokter.
Es ist kalt.Cuacanya dingin.
Er hat ein Auto.Dia punya mobil.
Sie hat Hunger.Dia lapar.
Es hat Spaß.Itu menyenangkan.
wirsindhaben
Wir sind Freunde.Kami berteman.
Wir haben Zeit.Kami punya waktu.
ihrseidhabt
Ihr seid laut.Kalian berisik.
Ihr habt Glück.Kalian beruntung.
sie / Siesindhaben
Sie sind Studenten.Mereka mahasiswa.
Sie sind willkommen.Anda diterima.
Sie haben Geld.Mereka punya uang.
Sie haben Fragen.Anda punya pertanyaan.

Kata kerja “sein” (menjadi) dan “haben” (memiliki) adalah dua kata kerja paling penting di bahasa Jerman. Keduanya sering dipake buat bikin kalimat dasar atau ngebantu kata kerja lain (sebagai kata kerja bantu). Konjugasinya berubah tergantung subjeknya (ich, du, er/sie/es, wir, ihr, sie/Sie).

03 / Susunan kalimat

Kalimat utama

Pola dasar: Subjek + Predikat (kata kerja) + Objek. Dalam kalimat utama, kata kerja yang dikonjugasikan menempati posisi kedua.

Contoh kalimatSusunanArti
Ich lerne Deutsch.Subjek + Verb + ObjekSaya belajar bahasa Jerman.
Heute lerne ich Deutsch.Keterangan + Verb + Subjek + ObjekHari ini saya belajar bahasa Jerman.

Dalam kalimat utama (Hauptsatz), kata kerja yang udah dikonjugasi wajib berada di posisi kedua. Kalau lu mulai kalimatnya pake keterangan waktu (kayak “Heute”), kata kerjanya tetep di posisi kedua, dan subjeknya geser ke posisi ketiga. Ini namanya aturan V2 (Verb Second).

04 / Kalimat tanya

Penyusunan Kalimat Tanya (Fragen)

W-Fragen dimulai dengan kata tanya, lalu kata kerja. Ja/Nein-Fragen dimulai dengan kata kerja terkonjugasi dan dijawab dengan “Ja” atau “Nein”.

W-Fragen

Kata tanyaArtiContohTerjemahan
WerSiapaWer bist du?Siapa kamu?
WasApaWas lernst du?Apa yang kamu pelajari?
WoDi manaWo wohnst du?Kamu tinggal di mana?
WannKapanWann beginnt der Kurs?Kapan kursus dimulai?
WarumMengapaWarum lernst du Deutsch?Mengapa kamu belajar bahasa Jerman?
WieBagaimanaWie heißt du?Siapa namamu?
WoherDari manaWoher kommst du?Kamu berasal dari mana?
WohinKe manaWohin gehst du?Kamu pergi ke mana?

Ja/Nein-Fragen

PolaContohTerjemahan
Verb + Subjek + ...Sprichst du Deutsch?Apakah kamu bicara bahasa Jerman?

W-Fragen (kalimat tanya pake kata tanya) itu dimulai dengan kata tanya, lalu diikuti kata kerja. Sedangkan Ja/Nein-Fragen (kalimat tanya yang jawabannya Ya/Tidak) itu dimulai langsung dengan kata kerja, tanpa kata tanya. Contoh: “Sprichst du Deutsch?” (Apakah kamu bicara Jerman?).

05 / Kata benda

Pluralisasi Nomina (Plural)

Bentuk jamak bervariasi: akhiran dapat berupa -e, -en, -er, -s, perubahan Umlaut, atau tanpa perubahan.

SingularPluralPola
das Kinddie Kinder-er
der Manndie MännerUmlaut + -er
die Fraudie Frauen-en
das Buchdie BücherUmlaut + -er
der Tischdie Tische-e
die Lampedie Lampen-n
das Autodie Autos-s
der Lehrerdie LehrerTidak berubah

Di bahasa Jerman, membentuk kata jamak (Plural) itu ga semudah nambahin “-s” kayak di bahasa Inggris. Ada banyak pola: nambah -e, -en, -er, -s, atau malah ngubah vokal (Umlaut) tanpa nambah akhiran. Karena itu, cara paling aman adalah menghafal bentuk jamaknya bareng sama kata tunggalnya.

06 / Kasus

Kasus Dasar

Nominativ menandai subjek, Akkusativ objek langsung, dan Dativ objek tidak langsung.

GenderNominativAkkusativDativ
Maskulinderdendem
Feminindiedieder
Netraldasdasdem
Pluraldiedieden (+n)
Contoh kalimatNominativObjekArti
Der Mann sieht den Hund.der Mannden Hund (Akkusativ)Pria itu melihat anjing itu.
Ich helfe dem Mann.ichdem Mann (Dativ)Saya membantu pria itu.

Bahasa Jerman punya 4 kasus (Fall). Tiga yang paling dasar adalah Nominativ (buat subjek), Akkusativ (buat objek langsung), dan Dativ (buat objek tidak langsung). Artikel (der/die/das) bakal berubah tergantung kasusnya. Contoh: “der Mann” (Nominativ) berubah jadi “den Mann” (Akkusativ). Jadi, lu harus tau peran kata dalam kalimat buat milih artikel yang bener.